2016-01-23 14:43:54 0 Komentar 12 Likes

Pengelolaan sampah dan lingkungan sekitar pabrik

LAPORAN PELAKSANAAN

KEGIATAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PABRIK GULA GEMPOLKREP

PENGELOLAAN SAMPAH DI PABRIK DAN LINGKUNGAN SEKITAR PABRIK

  

  1. JENIS KEGIATAN

Jeniskegiatan yang diadakanadalahPENGELOLAAN SAMPAH DI PABRIK DAN LINGKUNGAN SEKITAR PABRIK

  1. TUJUAN KEGIATAN
  • Mendukung program pemerintahdalammenciptakanlingkunganbersihdansehatdanimplementasikegiatan 3 R (recycle, reduce, danreuse).
  • Menjalinhubungandankemitraan yang harmonisantaraperusahaan, masyarakat, dan stakeholder lainnya, sehinggateciptasuasana yang kondusifbagioperasionalperusahaan.
  • Sebagaiwujuddarikomitmenperusahaanuntukmenjadibagiandariupayapelestarianlingkunganhidup yang berkelanjutan.
  • Mewujudkankerjasamaataukemitraandenganinstansipemerintahdanmasyarakatsetempatdalamimplementasikegiatan yang berwawasanlingkungandanpemberdayaanmasyarakat.
  • Mewujudkanperekonomian yang mandiridalammasyarakatdenganmelakukanpengelolaansampahdanmemberbantuansaranaataufasilitaspenunjang yang terkait. 
  1. PESERTA KEGIATAN

PesertadarikegiatanadalahmasyarakatdesaGembongan, khususnyadarikalanganibu-ibu.Dalamkegiataninijugadilibatkanibu-ibudariIkatanIstridanKeluargaBesar (IIKB) dariPabrikGulaGempolkrep.Dasarpemikiranuntukpemilihanpesertatersebutadalahpengalamandarikegiatan yang sama di tempat lain untukkegiatan bank sampah, mayoritas yang menjalankanoperasionaladalahkalanganibu-ibu. 

  1. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
  2. Waktudarikegiatanakandilaksanakansecaratentativedansecarabertahapdenganuraiansebagaiberikut :
  • Tahap 1   :  3 (tiga) bulanpertama, pemberianpelatihandanpelaksanaankegiatan.
  • Tahap 2   :  6 (enam) bulanberikutnya, monitoring danevaluasiterhadapkeberlanjutandarikegiatan.
  • Tahap 3   : 3 (tiga) tahunberikutnya, program pengelolaansampahmandiribisa terwujud

Khususuntukpelaporaninimembahasmengenaikegiatansosialisasidanpelatihan yang dilaksanakan 10 – 12 Februari 2015.

  1. TempatkegiatanadalahbalaidesaGembongan 
  1. PEMBIAYAAN

Dana yang dikeluarkan untuk kegiatan ini sebesar Rp. 85.000.000,-dansumberdanatersebut berasal dari divisi PKBL PT Perkebunan Nusantara X.  

  1. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN

Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut :

  • Melakukan musyawarah dengan pemerintahdesa, perihalrencanakegiatan yang akandilakukan.
  • Melakukan kerjasama dengan LSM Sahabat Lingkungan dalam melakukan konsultasi pendampingan dan bimbingan teknis.
  • Memberipelatihanmengenaipengelolaansampahdanselanjutnyaadalahpembentukankaderlingkungan.
  • Memberikansosialisasi dan pelatihan, implementasi / Praktek 3 R di Perumahandanindustri.
  • Pembentukan Tim Pengelolaan Sampah Mandiri di PerumahandanPabrik. 
  1. PELAKSANAAN KEGIATAN

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 10 – 12 Februari 2015 di Balai Desa Gembongan. Pembukaan dilakukan oleh M.G. Pattiasina, S.Sos.(ManajerPengolahan), KepalaDesa Gembongan dan Perwakilan Kecamatan Gedeg.

Dalam kegiatan sosialiasasi dan pelatihan diberikan beberapa materi pokok mengenai kesadaran pengelolaan lingkungan, yang diantaranya adalah awareness pengelolaan sampah, teknik mengolah sampah, pembentukan bank sampah, dan pemukiman ramah lingkungan. Materi disampaikan oleh bapak Satrijo Wiweko, yang merupakan direktur LSM Sahabat Lingkungan dan praktisi lingkungan hidup. Selain pemberian materi, dalam kegiatan pelatihan juga diberikan simulasi pengelolaan sampah dengan metode komposting dan pemanfaatan sampah menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomis. Dalam pelaksanaan pelatihan, para peserta cukup antusias dan menyatakan puas dengan materi yang disampaikan bapak Satrijo Wiweko. Harapan dari masyarakat adalah kegiatan sosialisasi dapat terus dilaksanakan dan peran aktif dari perusahaan dan LSM Sahabat Lingkungan dalam melakukan pendampingan pengelolaan lingkungan. Dalam acara ini juga disampaikan secara simbolis bantuan pohon dan tempat sampah oleh PG. Gempolkrep kepada Pemerintah Desa Gembongan.                                                                                                        

Setelah kegiatan pelatihan, pihak PG. Gempolkrep, LSM Sahabat Lingkungan, dan pihak pemerintah desa Gembongan melakukan musyawarah untuk menyusun program pengelolaan sampah dan pengelolaan lingkungan secara umum yang akan dilaksanakan secara bertahap dan dilakukan monitoring dalam implementasinya.

 

  1. PERSEPSI MASYARAKAT

Sebagian besar peserta pelatihan menyatakan sangat puas dengan materi pelatihan yang diberikan oleh bapak Satrijo Wiweko dan menyampaikan harapan untuk dilakukan pendampingan pada program ini. Dari pihak pemerintah desa berharap tetap tercipta sinergi dan komunikasi yang baik dengan pihak PG. Gempolkrep dalam hal pengembangan masyarakat dan pengelolaan lingkungan. Kepala desa secara khusus menyampaikan apresiasi terhadap program yang diinisiasi oleh PG. Gempolkrep dan diharapkan dapat memberi nilai manfaat dalam hal peningkatan kesadaran pengelolaan lingkungan pada masyarakat.

  1. METODE MONITORING

Pelaksana monitoring adalah PG. Gempolkrep bekerja sama dengan Sahabat Lingkungan. Pelaksanaan monitoring intensif akan dilakukan 3 (tiga) bulan setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan, dimana metodenya adalah pemberian sosialisasi secara berkesinambungan dan melakukan pendampingan bersama Pemerintah Desa. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilakukan di sela-sela kegiatan warga seperti arisan atau pertemuan lainnya. Diharapkan setelah 3 (tiga) bulan, peserta mulai dapat mengimplementasikan pengelolaan sampah dan pembentukan bank sampah.

Mojokerto, 24 Februari 2015

Pabrik Gula Gempolkrep

   

Manajer Pengolahan

Tinggalkan Komentar